You are currently browsing the category archive for the ‘Ikhlas’ category.

Ikhlas menurut bahasa adalah sesuatu yang murni yang tidak tercampur dengan hal-hal yang bisa mencampurinya. Dikatakan bahwa “madu itu murni” jika sama sekali tidak tercampur dengan campuran dari luar, dan dikatakan “harta ini adalah murni untukmu” maksudnya adalah tidak ada seorangpun yang bersyarikat bersamamu dalam memiliki harta ini. Hal ini sebagaimana firman Allah tentang wanita yang menghadiahkan dirinya untuk Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam,
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Siapa bilang harta adalah punya kita? 8 Jam kita bekerja mungkin di tambah lembur bertujuan untuk mendapatkan pendapatan lebih atau mendapatkan uang banyak. Jika uang itu telah kita terima, apakah itu punya kita? tidak ! sekali-kali tidak! uang yang kita terima itu sesunguhnya merupakan nikmat sebagai amanah dari tuhan buat kita. Dari hasil kita itu ada hak bagi mereka yang membutuhkan, yaitu anak yatim, janda2 tua, fakir dan miskin, mu’alaf dan bagi mereka yang lapar dan tidak berdaya. Adakah ada rasa kepedulian kita terhadap mereka? Adakah cerita yang menyatakan bahwa dengan bersedekah kita akan jatuh miskin? Allah yang akan mengganti uang kita dengan berlipat ganda dan belum lagi diberikan rizqi yang tidak disangka-sangka sebelumnya. Wahai saudaraku berinfaklah dengan harta mu dan dengan jiwa ragamu dengan rasa ikhlas dan janganlah sekali2 kita mengharapkan imbalan dengan berinfak tersebut. Allah maha tau dan maha segala-galanya. Mudah-mudahan kita semua diberikan oleh Allah rizqi yang banyak dan harta yang melimpah, dan semoga kita termasuk golongan orang-orang yang mau berinfak. Amin

SANY0190Keihlasan dalam beribadah terbukti pada saat kita menyatakan kalimat LILLAHI TA’ALA (karena Allah yang maha tinggi). Jiwa dan raga kita menghadap Allah dengan segala kerendahan hati, penuh pengharapan, dan tidak ada tuhan yang layak disembah kecuali Allah Subhanahuwata’ala. Derajat manusia di sisi tuhan hanya dengan ketakwaan, bukan karena harta (kekayaan) ataupun kedudukan. Tunduk dan pasrahlah kita kepada Allah yang telah menciptakan kita dengan bentuk rupa yang sempurna, tidak ada makhluk yang sempurna di depan tuhan kecuali manusia, oleh karena itu ikhlas kah kita menerima segala apa yang kita punyai?, ikhlaskah apa yang telah kita terima dari tuhan?
Ucapan yang terdalam dari rasa keikhlasan kita kepada Allah adalah sewaktu kita mengucapkan Inna sholatii, wanusukii, wamahyaya, wawamatii, lillaahi robbil ‘alamin. Semua kegiatan yang bernilai positif akan menjadi nilai ibadah jika kita niatkan ikhlas karena Allah. Semoga kita menjadi orang-orang yang ikhlas dan yang mau bersyukur terhadap ni’mat yang telah Allah berikan. Amin

pengarang

Oktober 2017
S S R K J S M
« Jul    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Kategori

Pengunjung

  • 1,281 hits

Alih Bahasa

Pooling